Friday, June 24, 2011

Member will be able to obtain of benefits and advantages

Top 1 Oli sintetik mobil motor Indonesia - Minyak pelumas atau oli tidak akan terpisahkan dengan mesin kendaraan bermotor. Tanpa oli, mesin rontok. Bila oli berkurang, komponen akan cepat aus akibat gesekan antara kedua permukaan komponen. Karena itu, kelangsungan hidup mesin amat dipengaruhi oleh oli.

Memilih Top 1 Oli sintetik mobil motor Indonesia yang bagus untuk motor itu relatif. Oli rekomendasi dari pabrikan sudah pasti lulus dari test untuk pemakaian dan jangka waktu yang telah ditentukan oleh pabrik. Namun dengan banyaknya pilihan oli saat ini, tentunya akan membuat kita semakin bingung.

Sebelum memilih oli, kenali terlebih dahulu karakter kendaraan, spesifikasi mesin, serta lingkungan dimana mayoritas Bikes berkendaraan (suhu, kelembaban udara, debu, dan sebagainya). Agar tidak terjebak dengan banyak iklan oli yang beredar, berikut adalah tipsnya :

Kualitas oli

Kualitas oli ditunjukan oleh kode API (American Petrolium Institute) diikuti tingkatan huruf dibelakangnya. Contoh API: SL, Kode S (Spark) menandakan pelumas mesin untuk bensin. Kode huruf kedua menunjukan nilai kualitas oli. Semakin mendekati huruf Z, mutu oli semakin baik dalam melapisi komponen dengan lapisan film dan semakin sesuai dengan kebutuhan mesin modern.

Tingkat kekentalan pelumas.

Kode pengental oli berupa huruf SAE, singkatan Society of Automotive Engineers. Angka dibelakangnya, menunjukan tingkatan kekentalan oli tersebut. Sedangkan huruf W yang terdapat dibelakang angka awal, merupakan singkatan dari Winter. SAE 15W-50, berarti oli tersebut memiliki tingkat kekentalan SAE 10 untuk kondisi suhu dingin dan SAE 50 pada kondisi suhu panas. Dengan kondisi seperti ini, oli akan memberikan perlindungan optimal saat mesin start dalam kondisi ekstrim sekalipun. Sementara dalam kondisi panas normal, idealnya oli akan bekerja pada kisaran angka kekentalan 40-50, menurut standar SAE.

3. Sertifikasi JASO MA

Pilih oli yang ada sertifikasi dari JASO MA. JASO MA adalah badan (dari Jepang) yang mengurusi standarisasi kualitas oli yang diciptakan untuk mesin yang khusus menggunakan kopling sistem basah atau terendam oli.

4. Oli Sintetis, Oli Semi Sintetis atau Oli Mineral?

Jika Bikes memiliki motor lawas seperti Honda C-70, Honda C-90Z, Super Cup, Astrea 800, Yamaha V-75, Suzuki Crystal, Binter Mercy, dan sebagainya, baiknya menggunakan oli mineral. Kelebihannya, oli tak mudah menguap saat mesin ada pada temperatur ideal, sehingga jeroan yang sudah aus tidak bertambah parah. Untuk mesin motor baru seperti Honda Supra, Karisma, Astrea Impressa, Yamaha F1-Z, RX-King, RX-Z, Kawak Ninja, Yamaha Vega, Yupiter, Kawasaki Kaze, Suzuki Shogun, dan sebagainya, bisa memakai oli semi-sintetis. Perpaduan unsur mineral dan kimia, mampu menjaga kondisi mesin tetap prima, tanpa meninggalkan kemampuan untuk melindungi komponen dalam mesin. Sedangkan oli full synthetic sangat cocok dipakai motor balap yang mesinnya terus menerus digeber pada putaran (rpm) tinggi. Top 1 Oli sintetik mobil motor Indonesia ini mampu melumasi seluruh bagian mesin sampai di sela-sela kecil sekalipun. Tingkat kekentalannya pun stabil meski dalam kondisi ekstrem, dan mampu menjaga mesin meski pada suhu tinggi.

0 comments:

Post a Comment

◄ Newer Post Older Post ►
 

Copyright 2012 KAOS-O Seo Elite by BamZ - Template Blogger